Bendung WannaCry, Microsoft Rilis Patch Khusus untuk Windows XP

Bendung WannaCry, Microsoft Rilis Patch Khusus untuk Windows XP

Ilustrasi Ransomware WannaCrypt atau yang juga disebut Wannacry (Daniel LEAL-OLIVAS / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah rumah sakit di Inggris dan Indonesia serta berbagai lini bisnis lainnya menjadi korban serangan ransomware WannaCry akhir pekan lalu.

Setidaknya, lebih dari 75 ribu komputer di 99 negara di dunia terinfeksi ransomware dan mengenkripsi data dan file pengguna lalu meminta tebusan US$ 300 dalam mata uang Bitcoin.

Belakangan diketahui bahwa ransomware itu menyebar berkat adanya celah pada versi lawas Windows yang mulanya digunakan oleh NSA (Badan Keamanan Nasional AS) untuk meretas komputer. Temuan tersebut tak diumumkan dan diperbaiki, hingga akhirnya disebar secara luas oleh kelompok Shadows Brokers bulan lalu.

Microsoft sebelumnya telah memperbaiki masalah tersebut dengan mengeluarkan perbaikan versi terbaru Windows bulan lalu, sayangnya tidak untuk Windows XP.

Padahal, masifnya jumlah komputer yang diserang akhir pekan lalu terjadi karena pembaruan Windows belum diterapkan seluruhnya. Padahal banyak organisasi yang masih menggunakan Windows XP, tentunya berisiko tinggi.

Mengutip CNBC, Senin (15/5/2017), banyaknya jumlah pengguna dan instansi yang masih menggunakan Windows lawas membuat raksasa software Amerika Serikat itu mengambil tindakan tak biasa.

Rekomendasi