Warning: file_put_contents(/srv/users/serverpilot/apps/iharnews/public/wp-content/plugins/AGCLiputan6/cache/pilkada/read/read_2925464.lip): failed to open stream: No such file or directory in /srv/users/serverpilot/apps/iharnews/public/wp-content/plugins/AGCLiputan6/getdata.php on line 359

Apa yang Akan Dilakukan Ahok Jika Kalah di Pilkada DKI?

Apa yang Akan Dilakukan Ahok Jika Kalah di Pilkada DKI?

Calon gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bersama istri, Veronica Tan dan anaknya Nicholas Sean menunjukkan surat suara sebelum memasukkan ke kotak suara pada Pilkada DKI 2017 di TPS 54, Pluit, Jakarta, Rabu (19/4). (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - Hingga saat ini, seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) tengah menghitung hasil pemilihan suara Pilkada DKI Jakarta. Calon gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok pun mempunyai rencana sendiri jika kalah di pilkada.

Ahok mengaku akan tetap bekerja dengan baik menuntaskan masa jabatannya hingga Oktober 2017.

"Masih sampai Oktober kerja dulu. Kita sampai Oktober kok jabatan kita. Kita beda, selesai ini kan kita masih kerja. Semalam aja saya masih kerja. Masih minta siapin pembelian barang-barang untuk kesehatan," ujar Ahok di Kawasan Pantai Mutiara, Pluit, Rabu (19/4/2017).

Sedangkan bila menang, apa hal pertama yang akan dilakukan Ahok?

"Kerja saja, itu," jawab Ahok singkat.

Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua diikuti pasangan Ahok-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Berdasarkan perhitungan KPU DKI, dua pasangan ini lolos ke putaran kedua Pilkada DKI. Ahok-Djarot meraih 42,99 persen suara, sementara Anies-Sandiaga memperoleh 39,95 persen suara.

KPU DKI akan bekerja hingga 1 Mei 2017 untuk menyelesaikan rekapitulasi suara. Pada 5 atau 6 Mei 2017, KPU DKI akan menetapkan pemenang Pilkada DKI 2017.



*Ikuti Quick Count Pilkada DKI Jakarta dari tiga lembaga survei di Liputan6.com pada Rabu 19 April 2017.

Rekomendasi